Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Friday, June 29, 2012

Puisi Sakit Hati yang Galau

ɐʇuıɔ : Puisi Sakit Hati yang Galau

Mengembalikan peristiwa
Pada setiap adegan
Adalah rasa yang bertabur bunga-bunga
Menjadikan segala rasa
Mengelana entah kemana

Sebuah kenikmatan
Yang tidak kita perkirakan sebelumnya
Dari rasa yang melayang
Jiwa yang luput di antahberantah

Bigitulah awal mula setiap peristiwa
Saat sergapan cinta
Menjadikan dunia
Serasa milik berdua

Di akhir peristiwa
Cerita berangsur pudar
Cinta mengerut
Rasa tak punya rasa
Kenangan adalah kesesakan
Yang tiada tara

Diantara hati yang merana
Jiwa menjadi kosong
Bersama jalanan lesu
Dan malam mati

Sampai pagi disuiti burung-burung
Pertanyaanku masih sama
Mengapa bunga-bunga harus layu
Sebelum saatnya tiba? Ferdinaen Saragih, 2012.

Puisi Lainnya Lainnya

Saturday, June 23, 2012

Puisi Perpisahan

Puisi Perpisahan ini berjudul “Adegan Kematian” Puisi ini pernah saya kirimkan ke salah satu pengumpul puisi, namun karena tidak ada kepastian, akhirnya saya posting di blog tercinta ini.

Adegan Kematian

saat mahkota kesucian
dimahkotakan kepadamu
angin berangsur-angsur hilang
bersama sore
dan raga yang melepuh perlahan

bunga-bunga akan layu,
esok pagi
dunia akan pulih kembali
setelah hujan dan air mata
tidak lagi punya perbekalan

lama kenangan manis
kuukir dalam ingatan-ingatanku,
di akhir episode
ada waktu senggang
yang meniadakan kebersamaan

lusa kerinduan akan setia
menemani setiap kenangan
dan kenangan akan pulih
pada waktu
yang sudah digariskan

dalam ketiadaanmu
dalam keadaanku
menjadi sebuah hal
yang tidak akan luput
dari ingatan

pergilah dengan senyuman
karena itu kehendaknya
pergilah
sampai aku menemuimu
pada adegan kematian berikutnya, Ferdinaen Saragih, Bandung, 2012.

Puisi Pilihan Lainnya

Sunday, May 20, 2012

Puisi Khusus di bulan Mei

Puisi Khusus di bulan Mei

telah kutenggelamkan pulau kenangan
pada laut kehampaan
berharap tak ada duka yang menganga
untuk menjemputku kembali ke masa silam
adegan kemunafikan telah berlalu
pada kehidupan yang kita perdebatkan

tak ada kecupan atau kemesraan yang lalu
tinggal menunggu kecupan
dan kemesraan berikutnya
tetapi bukan pada hitamnya masa lalu
juga pada najisnya kemunafikan

dunia tidak pernah diam pada setiap kenangan
dunia akan menciptakan
kenangan-kenangan baru penuh kemilau
iklaskanlah waktu menghilangkan semua
adegan setiap adegan yang amburadul
karena begitu sesat untuk kita bawa berlayar, Ferdinanen Saragih 2012.

Baca juga Puisi Percintaan Maya.

Wednesday, May 16, 2012

Lagi Lagi Puisi bertema Cinta

Puisi bertema Cinta “Jarak”

Dunia telah menciptakan kita
Pada sebuah tempat
Yang tidak memungkinkan
Untuk saling meraba
Hanya ada rasa dan kerinduan

Dalam setiap erangan kerinduan
Kita menciptakan imaji
Untuk meniadakan laut
Pulau tanpa batas

Kita berhak atas segala cinta
Yang mampu merobohkan
Segala dinding pembatas
Pada kehidupan ini

Jangan pernah enggan
Menghidupkan kemesraan
Pada setiap kerinduan
Karena diantara laut dan pulau
Telah kusisipkan kehangatan, Ferdinaen Saragih 2012.

Puisi Terkait

Saturday, May 12, 2012

Buku Tamu

Guestbook atau Buku tamu pindah tayang pada halaman ini. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan kecepatan Loading Sigodang Pos agar lebih ramah pengunjung. Mari menyapa, meninggalkan jejak dan lain sebagainya dengan syarat 1 IP/1URL/1Hour. Terimakasih.

Spirit: Seandainya Saya Jadi CEO Group Bakrie

Puisi SMS Cinta dan Kehidupan
Download E-book Pdf Gratis I
Cintai Aku Saja
Puisi-Puisi Hendy Sidauruk
Motivasi Sukses Ala Sastra
Puisi SMS Nuanzicha Ayu Tamsar
Puisi SMS AlfenPuisi SMS Alfen
Puisi SMS Icha Marpaung
Puisi SMS Nuy
Kedalaman Sajak
Tips Menjadi Sukses
Puisi-Puisi Hendy Sidauruk 2
Membangun Penghasilan di Internet
Jejak Sahabat
Puisi-puisi Valentine
Nge-Blok itu Asik
Puisi Anak-anak
Puisi-puisi Valentine 2
Kaya Belum Berarti Sukses
Puisi Media Massa 1
Puisi Media Massa 2
SMA Neg 4 Pematang Siantar
Tak Sekadar Hiburan
Perbedaan Sajak dan Puisi
Sajak Pertanyaan Kepada Tuhan
Cinta di Kos Romantis
Puisi SMS Tri Ayu A
Puisi Al-mauki Solihin
Menggugah Pelestarian Lingkungan dari karya
Puisi Media Massa 3
Puisi SMS Nuanzicha Ayu Tamsar 2
Puisi SMS Rosiana R
Puisi Paskah
Puisi Media Massa 4
Puisi Media Massa 5
Menusuk Sukma
Profil Pengeja Kata
Puisi Aan Rahmaani Mangeshkar
Puisi Media Massa 6
Puisi Media Massa 7
negeriads.com solusi berpromosi
Puisi untuk Cinta
Link Exange Blogger Sejati
komentar Permintaan Over Link
Kata Terindah dari Ayoe
PPCklik.com Media Pertemuan Advertiser dan Publisher
Pesta nge-click para Blogger
Puisi Untuk Sahabat Blogger
Submit Blog atau Web ke Ribuan Servis Ping
Alergi Susu Sapi
Aksi Sadar Alergi pada Bayi
PPC Berbayar Terbaru
Bisnis Online: Harapan dan Cita-Cita Kemandirian Bangsa
Bulan Oktober Bulan Ide

Wednesday, May 9, 2012

Daftar Artikel 2010

Inilah daftar Artikel yang sudah diposting di blog Sigodang Pos selama tahun 2010. Selamat menikmati hidangannya, semoga belum basi.

Puisi SMS Cinta dan Kehidupan
Download E-book Pdf Gratis I
Cintai Aku Saja
Puisi-Puisi Hendy Sidauruk
Motivasi Sukses Ala Sastra
Puisi SMS Nuanzicha Ayu Tamsar
Puisi SMS AlfenPuisi SMS Alfen
Puisi SMS Icha Marpaung
Puisi SMS Nuy
Kedalaman Sajak
Tips Menjadi Sukses
Puisi-Puisi Hendy Sidauruk 2
Membangun Penghasilan di Internet
Jejak Sahabat
Puisi-puisi Valentine
Nge-Blok itu Asik
Puisi Anak-anak
Puisi-puisi Valentine 2
Kaya Belum Berarti Sukses
Puisi Media Massa 1
Puisi Media Massa 2
SMA Neg 4 Pematang Siantar
Tak Sekadar Hiburan
Perbedaan Sajak dan Puisi
Sajak Pertanyaan Kepada Tuhan
Cinta di Kos Romantis
Puisi SMS Tri Ayu A
Puisi Al-mauki Solihin
Menggugah Pelestarian Lingkungan dari karya
Puisi Media Massa 3
Puisi SMS Nuanzicha Ayu Tamsar 2
Puisi SMS Rosiana R
Puisi Paskah
Puisi Media Massa 4
Puisi Media Massa 5
Menusuk Sukma
Profil Pengeja Kata
Puisi Aan Rahmaani Mangeshkar
Puisi Media Massa 6
Puisi Media Massa 7
negeriads.com solusi berpromosi
Puisi untuk Cinta
Link Exange Blogger Sejati
komentar Permintaan Over Link
Kata Terindah dari Ayoe
PPCklik.com Media Pertemuan Advertiser dan Publisher
Pesta nge-click para Blogger
Puisi Untuk Sahabat Blogger
Submit Blog atau Web ke Ribuan Servis Ping
Alergi Susu Sapi
Aksi Sadar Alergi pada Bayi
PPC Berbayar Terbaru
Bisnis Online: Harapan dan Cita-Cita Kemandirian Bangsa
Bulan Oktober Bulan Ide

Tuesday, May 8, 2012

Mengenangmu pada Sebuah Puisi

Mengenangmu pada sebuah Puisi

mengenangmu pada sebuah puisi
adalah cerita yang tak pernah usai
selalu ada kata dan rasa
yang ingin kutuliskan
entahlah mengapa
puisiku selalu merindukanmu

ini memang merupakan sesuatu
yang sulit untuk kupahami
tak ada kesedihan
tak ada perpisahan
tak ada kegundahan
mengenangmu hanyalah Kesejukan

bukankah kita hanya masa lalu?
hanya cerita usang
yang di dalamnya hanya
ada kesedihan
ada perpisahan
ada kegundahan

tapi puisiku berkata lain
dia tak pernah bercerita
tentang kenangan yang memilukan
dia juga tidak menghakimi
benar dan salah
diantara kita

andai saja dapat kusimpulkan
puisiku menginginkan kita
untuk kembali, Ferdinaen Saragih 2012.

Puisi Lainnya

Thursday, April 26, 2012

Puisi Singkat Kehabisan Ide “Sunyi”

Puisi Sunyi

Aku adalah sunyi
yang selalu mencari ruang-ruang kosong.
Ruang yang enggan mengusikku
dengan suara-suara sumbang.

Kusuk
se-khusuk taman selepas hujan.
Rebah
seperti malam percintaan, Ferdinaen Saragih 2012.

Baca juga puisi lainnya di Kumpulan Puisi.

Friday, April 20, 2012

Puisi Rayuan Gombal

Kali ini saya akan memposting puisi saya yang berjudul “Plagiat”. Puisi ini bisa sobat berikan kepada seseorang sebagai Rayuan Gombal.

Puisi Rayuan Gombal "Plagiat"

kekasih
kau adalah purnama
di setiap malam-malamku yang gelap
kau adalah mentari
disetiap hari-hariku yang redup

aku lebih menginginkanmu
daripada dunia
yang selalu meronta-ronta
ingin kunikmati
setiap tampuk kenikmatannya

memang aku tidak akan
mengumpamakan cintaku
seperti Romeo dan Juliet
atau sebaliknya
karena aku tak mau cintaku
disebut plagiat
begitulah murninya cintaku
untukmu
selamanya, Ferdinaen Saragih 2012

Baca juga puisi lainnya di Kumpulan Puisi.

Sunday, March 18, 2012

Kata-kata Puisi

Kata-kata Puisi

puisi adalah bumi yang telah menjelma surga kata
keindahan demi keindahan dihidupkannya
kegelisahan yang sekarat dipulihkannya

tak ada luka yang dibiarkanya menganga
kenangan akan kembali dihidupkan pada
setiap rangkaian kata yang menjadikannya tanpa logika.

serupa mantra, kata-kata puisi menjelma tetes
air di padang pasir; menjelma kehangatan di kutub utara.
jiwanya adalah kehangatan dan kesejukan
rohnya adalah cinta dan kasih sayang selamanya.

puisi terlahir serupa bayi yang diperkenankan
kedatangannya. mengekalkan senyuman ibunya;
membangkitkan semangat ayahnya.

kepiawayan para penyair menjadi nafas yang
setia. memilih dan meletakkan setiap kata hingga
menyerupai bentuk yang bernyawa. 2012, Ferdinaen Saragih.

Puisi Lainnya

Friday, March 16, 2012

Puisi Kahlil Gibran Nyanyian Hujan

Nyanyian Hujan
Kahlil Gibran

Aku adalh bulir perak yang jauh menciptakan
Galur yang diturunkan dari surga oleh dewa-dewa.
Alam kemudian mngambilku, untuk menghiasi
Ladang-ladang dan lembah-lembahnya

Aku mutiara cantik, yang direnggut dari
Mahkota Isthar oleh anak perempuan Fajar
Untuk mempercantik kebun-kebunnya.

Ketika aku akan menangis bukit-bukit akan tertawa;
Ketika aku merendahkan diriku kembang-kembang
Bersuka ria;
Ketika aku menunduk, semua mahluk bergembira.
Ladang dan awan adalah para pencinta
Dan diantara mereka adalah aku sebagai pembawa
Pesan belas kasih.
Aku memuaskan dahaga salah satu dari mereka;
Aku obat bagi sakit yang lainnya.

Suara petir menyambut kehadiranku;
Pelangi mengantarkan keberangkatanku.
Aku mirip kehidupan duniawi, yang mulai pada
Kaki-kaki cuaca yang marah dan berakhir
Dibawah sayap kematian yang terentang,

Aku muncul dari hati lautan dan melayang dengan angin
Sepoi. Ketika aku melihat sebuah ladang dengan
Kebutuhannya, aku turun dan memeluk bunga-bunga dan
Pepohonan dalm jutaan jalan kecil.

Aku menyentuh dengan lembut kaca jendela dengan
Lemari halusku, dan maklumatku adalah
Lagu penyambutan. Semua dapat mendengar, tetapi
Hanya yang peka dapat memahami.

Panas di dalam udara menciptakan kelahiranku,
Tetapi sebaiknya aku membunuhnya,
Seperti perempuan mengatasi lelaki dengan
Kekuatan yang diambil dari lelaki itu.

Aku adalah desahan lautan;
Tawa padang rumput; Air mata surga.

Maka dengan cinta
Desahan dari dalam laut dipenuhi kasih sayang;
Tawa dari padang spirit menajadi berwarna-warni;
Air mata dari surga sarat kenangan tanpa akhir.

Puisi Lainnya

Friday, December 30, 2011

Puisi Tahun Baru

Puisi Tahun Baru
:Sahabat Blogger

kembali kita disuguhkanNya
sebuah lembaran baru
untuk dinikmati seduhannya
dan dirasakan aromanya

masakan terbaru
dengan rempah-rempah perjuangan
menuju pencapaian rasa
yang kita inginkan

kita adalah koki terbaik
meramu hidangan terbaik
untuk kita nikmati
di masa mendatang Ferdinaen Saragih (Penghujung 2011: Bandung).

Puisi Lainnya

Wednesday, December 28, 2011

Puisi Kopi Ateng

Secangkir Kopi

sejauh masa yang kulalui
di antara perjalanan ini
tak kuingat lagi berapa hari yang kulalui
hingga aku tersesat di tempat ini

entah berapa hari
bulan bahkan tahun juga
tapi masih kuingat bunda
kopi yang kita tanam symbol perjalanan ini
masih hidup atau matikah
bersama kemarau lalu

jika masih hidup
sudah pasti sudah berbuah
mungkin aku sudah meminumnya
karena kebiasaan pagiku
tak terlewat
tanpa secangkir kopi Ferdinaen Saragih (2009: Bandung).

Puisi Lainnya

Puisi Anak Negri

Cermin Baru Negriku

hembusan angin sepoi
dalam serentetan kemajuan
diartikan anak negriku
dalam mata tertutup rapat

bocah-bocah kecil
terhanyut di aliran sungai milenium
bermuara di laut modern
yang katanya menyenangkan itu

teknologi itupun mengelana
dan sesukanya mengikis
pundasi-pundasi keingin tahuan
kesempatan
hingga anak negriku megap-megap
tak berdaya
lalu mengeluh
menanggung nestapa

dalam kebodohan
menjulang kemiskinan
pada abad duapuluhan
sungguh memilukan Ferdinaen Saragih (2008: Bandung).

Puisi Lainnya

Monday, December 19, 2011

Puisi Pertobatan

Malam Pertobatan

malam ini
semua candu kupuaskan
tetes-tetes anggur merah
raib sudah dalam setiap tegukan
nikotin kuhisap dalam-dalam
berputar memenuhi paru-paruku

aku muak
aku bosan
semua hanya konyol

pagi, aku terbangun dalam tidurku
dalam olengku
semua bagaikan mimpi
memuaskan malam terakhir
pertobatan Ferdinaen Saragih (2008: Setia Budhi).

Puisi Lainnya

Wednesday, December 14, 2011

Jalan Pulang dalam Puisi

Pulang

aku tak ingat jalan pulang
menuju dini hari berembun basah
seonggok keintiman
yang kuciptakan bersama keindahan
dihidangkan cuma-cuma
menjadi sebuah mantra,
menaungiku dengan kahausan

sungguh tak kuingat lagi jalan pulang
dari sejauh waktu hingga sekarang
aku tidak lagi bertanya kabar ibunda
di seberang pulau

tapi ini sebuah keharusan
yang kupaksakan
menjadi keindahan dari sebuah kehampaan
yang selalu datang berulang
hanya saja tak kuagung-agungkan
menjadi realita dalam tangisan Ferdinaen Saragih (2009: Bandung).

Puisi Lainnya

Puisi Galau

Galau

kegelisahanku bermula dari sebuah sore
tak lama lagi malam akan menemuiku bersama
suasana panas di dada

secangkir kopi sepertinya tak mampu
menghabiskan malam yang kian berliku
entah berapa tikungan lagi menuju dininya hari

rokokku telah mendekati aroma pahit
tapi ini sudah larut malam
pedagang akan bergerutu mendengar ketukan pintu
mengutang sebatang rokok

sesak ini semakin mengekang
hujan terus penuhi dada, padahal sajak ini ingin kuakhiri
tapi malam belum terlewat juga Ferdinaen Saragih (2009: Parter).

Puisi Lainnya

Sunday, December 11, 2011

Puisi Gelisah

Puisi Gelisah

aku tidak tau ingin kemana lagi Tuhan
bumi ini terlalu penuh sesak
bayang-bayang ketidakadilan
selalu saja menyeruak

ini terlalu getir
berjalan lebih jauh lagi

Dimanakah sungai kasih
akan kutemukan lagi
selepas dari ibunda
yang bisa menanggalkan
getir dari kalbu

dukaku sirna
dukaku datang lagi
diulangi di jumat pagi
mengapa harus kembali lagi?

pagi tanpa kabut
juga tak ada selimut gelap serupa mendung
dengan sekejap
sekelebat badai berhamburan
umatMu tak berdosa direnggutnya sesaat
seperti maha kuasa saja

kembali mencoba meneduhkan
hati gelisah dipelataran negri sendiri
tapi mungkin selamanya hanya bisa mencoba
untuk bisa akrab Ferdinaen Saragih (2009: Pedora).

Puisi Lainnya

Saturday, December 3, 2011

Puisi 4 Desember 1988

04 Desember 1988
:kepada Tuhan

entah kenapa
aku terlalu merindukanMu hari ini
padahal Engkau selalu di sini
di tempat ini.
itulah alasan
kenapa aku menulis puisi
pagi ini.

"keindahan yang agung
kuucapkan syukur
atas hari yang masih bercahaya
dan atas segala yang ada.

masih kusaksikan
tawa dan tangis bergantian
masih kurasakan derau hujan
yang menitipkan kesejukan

kepada Tuhan sebuah puisi
dari jiwa yang berantakan
puisi yang entah
pantas kusebut persembahan
tapi, inilah
dari jiwa yang masih menikmati hari
dari hari yang masih ada"

Ferdinaen Saragih (2011: Bandung).

Puisi Lainnya

Saturday, November 26, 2011

Puisi Kenang Kenangan

Kenang Kenangan

ketika dunia mengingatkan kenangan
pohon yang bergoyang di taman
kerikil yang setia di jalanan
akan mengembalikan ingatan

yah....
kita begitu mesra dimasa lalu
kita tanamkan kisah di setiap jejak
yang kita yakini berbuah kebersamaan

apa yang kita tanamkan di masa silam
kini hanya berbuah kerinduan
yang entah pada siapa
akhirnya kita tanamkan kesetiaan Ferdinaen Saragih (2011: Bandung).

Puisi Lainnya